Kendalikan Hama Secara Mekanis, Dosen FP USK Pasang PLT di Lahan Petani Bawang Merah Kuta Baro
Kendalikan Hama Secara Mekanis, Dosen FP USK Pasang PLT di Lahan Petani Bawang Merah Kuta Baro

Salah satu yang dikeluhkan petani bawang merah di Desa Cot Cut , Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar adalah menurunnya produksi akibat serangan penyakit.

Hal tersebut menyebabkan turunnya motivasi petani untuk menjadikan desanya sebagai salah satu sentra bawang merah di Aceh. Sebagaimana diketahui bahwa bawang merah merupakan komoditi krusial yang kebutuhannya sangat tinggi di tengah masyarakat.

Menurut Dosen Prodi Teknik Pertanian USK Dr Muhammad Yasar STP MSc, hampir tidak ada aktivitas dapur tanpa bawang merah. Saat ini kebutuhan konsumsi bawang merah di Aceh mencapai 15.531 ton, sedangkan kemampuan produksinya hanya 10.136 ton.

Ketergantungan terhadap bawang merah impor juga salah satunya disebabkan karena produktivitas dalam negeri baru mencapai 8.52 ton sementara produktivitas dunia telah menembus 15 ton per hektar.

Untuk itu tentu harapannya banyak petani yang melirik peluang usaha di bidang budidaya bawang merah.

Pihaknya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berupaya menstimulus kegiatan budidaya bawang merah melalui pembinaan dan pendampingan.

Hal tersebut diungkap Yasar saat pemasangan alat Photovoltaic Light Trap (PLT) bersama tim pengabdi yang terdiri atas dosen Prodi Agroteknologi Dr Siti Hafsah SP MSi, dosen Prodi Agribisnis Noratun Juliaviani SP MSi dan dosen Bidang Teknik Paska Panen Prodi Teknik Pertanian Raida Agustina STP MSc, Minggu (6/8/2023).

Artikel ini telah di muat di https://aceh.tribunnews.com/2023/08/07/kendalikan-hama-secara-mekanis-dosen-fp-usk-pasang-plt-di-lahan-petani-bawang-merah-kuta-baro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *